Hubungan sitemap dan SEO

Sitemap? Sudah punya belum? Sitemap, walaupun namanya peta, tapi menurut saya lebih cocok disebut 'daftar isi'. Peta kan biasanya gambar, nah ini cuma tulisan aja. Bila anda sedang melakukan SEO, sitemap ini tidak boleh ditinggalkan, alias wajib hukumnya.

Ada dua jenis sitemap. Yang jelas sitemap untuk keperluan SEO sedikit berbeda dengan sitemap untuk pembaca. Untuk pembaca sitemap berupa navigasi/bagan/struktur halaman web, biasa disebut sitemap HTML. Sedangkan untuk keperluan SEO berupa file XML yang membantu mempermudah mesin pencari 'melihat-lihat' web/blog kita.

HTML Sitemap sebenarnya hanyalah halaman HTML yang berisi semua link yang ada di website. Ini membantu pengunjung melihat apa saja yang ada di website, sehingga link menuju halaman ini sebaiknya ada pada semua halaman, yang bisa dibuat sebagai menu. Dari sisi SEO hal ini juga sudah lumayan mempercepat crawl search engine, karena 'menuntun' menuju semua halaman

Satu lagi adalah XML sitemap. Tujuan pembuatan sitemap ini bukan untuk manusis, tapi lebih fokus untuk search engine. Search engine seperti yahoo atau google menyukai jenis ini, dan akan memeriksa dari sini. Dalam XML sitemap diberikan juga informasi prioritas untuk halaman yang lebih penting. Halaman yang mendapat prioritas akan lebih sering dikunjungi oleh crawler.

Yang perlu diperhatikan adalah jangan membuat prioritas yang tinggi untuk halaman yang statis, artinya tidak sering berubah, karena akan membuat google dan temannya bosan dan malah jarang mengunjungi web kita.

Your rating: None Average: 2 (2 votes)

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

CAPTCHA
Biar nggak kena SPAM.
7 + 5 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.